Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2026

Cah Kangkung Telur Burung Puyuh ala Kebunku

 Cah Kangkung Telur Burung Puyuh ala Kebunku Bahan utama:     Kangkung 200 gram hasil dari kebunku Bahan pendukung: Bawang merah 2 siung Bawang putih 2 siung Telur puyuh 10 butir Minyak goreng 2 sdm Cabe keriting 1 buah Air 50-100 ml Bahan bumbu: 1/4 sdt penyedap rasa 1 sdm saos tiram 1/2 sdt garam Alat yang dibutuhkan: Panci Spatula Pisau Talenan Mangkuk kecil Pirim saji Kompor Langkah-langkah pembuatan: 1. Rebus telur puyuh. FOTO Sebelum memasak kangkungnya cuci telur puyuh dan rebus selama 5 menit. 2. Kupas kulit telur burung puyuh FOTO Setelah di rebus selama 5 menit, tunggu air sampai dingin lalu kupas kulitnya. 3. Cuci dan potong kangkung. FOTO Sehabis itu potong kangkung menjadi beberapa bagian dan cuci bersih kangkungnya. 4. Potong bawang merah, bawang putih dan cabe keriting FOTO Lalu kupas kulit bawang merah dan bawang putih dan cuci bersih bersama cabe keriting. Setelah itu siapkan talenan lalu cincang bawang merah dan bawang putih hingga halus, lalu potong cab...

Merawat Kangkung, Merawat Bumi: Sebuah Refleksi Iman Katolik

Gambar
Merawat Kangkung, Merawat Bumi: Sebuah Refleksi Iman Katolik Pada tanggal 20 Januari 2026, saya dan teman-teman angkatan kelas sembilan akan mengikuti ujian praktek pelajaran Agama dan Bahasa Indonesia. Sebelum ujian praktek dilaksanakan, saya dan teman-teman saya diwajibkan untuk menanam kangkung terlebih dahulu. Dari proyek ini saya ingin belajar untuk mengamati proses pertumbuhan tanaman kangkung dari awal hingga siap panen, dan juga ingin melatih kesabaran dalam merawat tanaman kangkung. Saya percaya, melalui proyek ini, saya juga belajar untuk selalu setia dalam hal-hal kecil sebagaimana Tuhan Yesus mengajarkan dalam perumpamaan tentang biji sesawi yang tumbuh menjadi besar.  Matius 13:31-32 “Kerajaan Surga seperti biji sesawi yang ditanam di ladang. Benih itu terkecil dari segala benih, tetapi ia dapat tumbuh menjadi salah satu tanaman yang terbesar, sehingga burung-burung dapat membuat sarang di antara cabangnya.”. Hari pertama, saya sangat senang dan semangat karena mengeta...